Dapatkan gratis ongkir - Bebas 30 hari uang kembali.

SEMUA KATEGORI

Omset Para Pedagang di Pasar Desa Taringgul Tonggoh Semakin Menurun

Taringgul Tonggoh –- Omset yang munurun, begitulah yang saat ini terjadi pada pendapatan para pedagang yang ada di pasar tradisional Desa Taringgul Tonggoh, hal ini di sebabkan oleh banyak fakor. Selain dikarenakan masih terjadinya pendemi covid-19, musim penghujan juga menjadi salah satu faktor hal ini terjadi. Seperti yang terjadi hari ini ( 19/02 ) hujan yang mengguyur sejak pagi dini hari membuat pasar tradisional yang selalu beroperasi setiap hari Jum’at ini terlihat sepi bahkan banyak pedagang yang tidak menjajakan barang dagangannya, terlebih masih terjadinya pandemi covid-19 membuat sebagian orang memilih untuk berbelanja secara online dan hal itu tentunya sangat berdampak pada pendapatan para pedagang pasar tradisional khususnya pedagang di pasar Desa Taringgul Tonggoh ini. Sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan yang ada, Pemerintah berencana akan melakukan vaksinasi covid-19 terhadap para pedagang pasar. Tahap persiapan dari program itu sudah mulai dilakukan dengan di datanya para pedagang pasar tradisional termasuk para Pedagang yang ada di  Pasar Desa Taringgul Tonggoh. Jika vaksinasi ini telah terealisasi, diharapkan dapat menekan tingkat penyebaran virus covid-19 yang nantinya akan ikut andil pada pemulihan sektor perkonomian yang saat ini semakin menurun.

Semangat melaksanakan kegiatan “SAWARSIH” Meski Sempat Diguyur Hujan

Pemerintah Desa Taringgul Tonggoh kembali melaksanakan program kegiatan “SAWARSIH” atau Salasa Wanayasa Bersih untuk yang kedua kalinya pada hari Selasa ( 02/02 ). SAWARSIH sendiri merupakan program rutinitas yang di laksanakan seminggu sekali setiap hari Selasa secara bergiliran oleh setiap Desa di Kecamatan Wanayasa yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan. Kali ini Pemerintah Desa Taringgul Tonggoh mengawali kegiatan SAWARSIH dari jalan raya sekitar Tempat Pemakaman Umum ( TPU ) Mbah Gembong menuju Kantor Pemerintahan Desa yang berlokasi di Kp. Krajan RT. 001 RW. 001. Kegiatan tersebut di pimpin dan dihadiri langsung oleh Camat Wanayasa Bapak Heryadi Erlan Wibisana Djuhayat dan diikuti oleh Staf Kecamatan Wanayasa, BPD, LINMAS, Kader Posyandu dan sebagian Masyarakat Desa Taringgul Tonggoh. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekompakan dan kehangatan meskipun sempat diguyur hujan sesaat sebelum kegiatan tersebut dilaksanakan. Sebelum kegiatan ini dimulai Kepala Desa Taringgul Tonggoh Agus Suryana mengingatkan kembali kepada Masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun mereka berada mengingat saat ini Kita masih berada pada masa pandemi corona virus disease 19 ( COVID-19 ) serta  memastikan semua elemen yang ikut serta pada kegiatan ini tetap menggunakan masker dan berharap Masyarakat ikut berperan aktif dalam meminimalisir terjadinya penyebaran virus ini.

Persiapan Camat Kecamatan Wanayasa dalam menghadapi Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Tahun 2021

Camat Kecamatan Wanayasa Heryadi Erlan Wibisana Djuhayat berserta TIM tengah melakukan persiapan dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus tahun 2021, hal itu terlihat dengan telah dimulainya kegiatan Sosialisasi Peraturan Bupati (Perbup) nomor 79 tahun 2021 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan oleh Camat Wanayasa  telah mulai dilaksanakan di hampir semua Desa yang ada di wilayahnya termasuk salah satunya adalah Desa Taringgul Tonggoh. Desa Taringggul Tonggoh sendiri merupakan Desa dengan jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Wanayasa mencapai lebih dari 3.000 penduduk dengan jumlah hak pilih sementara sekitar 73 % dan termasuk ke dalam salah satu Desa maju yang ada di Kecamatan Wanayasa. Dalam kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di Desa Taringgul Tonggoh (18/02) yang di ikuti oleh Staf Pemerintaha Desa dan BPD, selain menyampaikan isi dari Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 79 tahun 2021 Heryadi Erlan  juga mengingatkan akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat agar kegiatan-kegiatan yang sudah direncanakan sesuai dengan yang diharapkan terutama mengingat saat ini masih tingginya tingkat penyebaran Corona Virus Disease 2019 ( COVID-19) di Indonesia.